CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
kembali memperkuat komitmennya dalam mencetak sumber daya manusia (SDM)
berkualitas di sektor energi. Langkah ini diwujudkan melalui pembukaan program
pelatihan kerja sama dengan PT Transportasi Gas Indonesia (PT TGI) yang
bertajuk Operational Apprentice Development Program. Program ini resmi
dibuka di PPSDM Migas pada Rabu, 1 Juli 2026.
Pelatihan ini
dirancang khusus untuk menempa calon tenaga teknik terbaik agar siap terjun ke
industri gas nasional yang berlangsung dari tanggal 1 hingga 28 Juli 2026.
Subkoordinator
Kerja Sama PPSDM Migas, Natalia Maharani, yang hadir mewakili Kepala PPSDM
Migas, menyampaikan apresiasi mendalam atas kolaborasi berkelanjutan ini.
"PPSDM
Migas sebagai Unit Satuan Kerja di bawah Kementerian Energi dan Sumber Daya
Mineral (KESDM) yang mempunyai tugas melaksanakan pengembangan sumber daya
manusia di bidang minyak dan gas bumi. PPSDM Migas
hadir sebagai jembatan bagi industri nasional untuk memenuhi kompetensi yang
dibutuhkan oleh PT TGI," ujar Natalia.
Lebih lanjut,
Natalia mengapresiasi kepercayaan yang kembali diberikan oleh PT TGI untuk
mendidik generasi muda berbakat mereka lewat program magang (apprentice)
ini. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan contoh nyata bagaimana dunia industri
dan satuan kerja milik pemerintah yang berfokus pada pengembangan SDM dapat
berjalan beriringan.
"Di
sinilah sinergi antara dunia industri dan PPSDM Migas dapat mencetak SDM unggul
yang siap kerja, tangguh, dan berwawasan keselamatan tinggi. Di tengah dinamika
teknologi dan tuntutan efisiensi operasional saat ini, keandalan fasilitas pipeline
dan stasiun kompresor tidak hanya bergantung pada kecanggihan mesin, melainkan
pada kompetensi, kesigapan, dan mentalitas para personel lapangan yang
mengoperasikannya," pungkasnya.
Melalui
program apprentice yang berlangsung selama hampir satu bulan ini, para
peserta diharapkan dapat menyerap ilmu teoritis dan praktis secara maksimal,
sehingga mampu berkontribusi langsung dalam menjaga keandalan operasional
transportasi gas nasional yang aman dan efisien.
Tags :