CEPU –Program Studi Teknik Mesin Universitas
Wahid Hasyim (UNWAHAS) Semarang melaksanakan kunjungan industri ke PPSDM Migas
pada Senin (8/6/2026). Kegiatan ini menjadi sarana bagi
mahasiswa untuk mengenal secara langsung proses pembelajaran, fasilitas
praktik, serta teknologi yang digunakan dalam industri minyak dan gas bumi.
Dalam
kegiatan tersebut, peserta diajak mengunjungi beberapa fasilitas unggulan yang
dimiliki PPSDM Migas. Lokasi pertama yang dikunjungi adalah Kilang PPSDM Migas,
di mana mahasiswa memperoleh penjelasan mengenai proses pengolahan minyak serta
berbagai peralatan yang digunakan dalam operasional kilang. Para peserta tampak
antusias mengamati secara langsung unit-unit proses yang selama ini hanya
dipelajari melalui teori dan literatur perkuliahan.
Salah satu
peserta, Muhammad Addin Syahrul Ramadhan, mengaku mendapatkan pengalaman yang
berkesan selama mengikuti kunjungan industri di PPSDM Migas Cepu.
“Kunjungan
industri di PPSDM Migas memberikan pengalaman yang sangat menarik dan menambah
wawasan kami. Bagian yang paling berkesan adalah saat mengunjungi kilang karena
beberapa peralatan dan proses yang dijelaskan, seperti heat-exchanger, yang pernah kami
pelajari dalam perkuliahan,” ungkapnya.
Kunjungan
kemudian dilanjutkan ke Laboratorium Pemboran (RIG 99 dan RIG 600), salah satu fasilitas pembelajaran yang digunakan untuk
memberikan pemahaman mengenai teknik pengeboran minyak dan gas bumi. Di lokasi ini, peserta dapat melihat secara langsung sarana praktik yang
dimiliki PPSDM Migas sebagai pendukung pengembangan kompetensi di sektor minyak
dan gas bumi.
“Dengan
melihat langsung penerapannya di lapangan, kami menjadi lebih mudah memahami
konsep tersebut. Selain itu, penyampaian materi oleh instruktur juga sangat
jelas dan komunikatif sehingga mahasiswa dapat mengikuti penjelasan dengan
baik,” tambahnya.
Terakhir, rombongan menuju Power Plant PPSDM Migas untuk melihat sistem pembangkit
dan distribusi energi yang digunakan dalam menunjang operasional berbagai
fasilitas di lingkungan PPSDM Migas. Melalui kunjungan ini, mahasiswa dapat
memahami keterkaitan antara sistem ketenagalistrikan dengan proses industri
migas secara menyeluruh.
Selain
mendapatkan penjelasan teknis dari instruktur, mahasiswa juga diberikan
kesempatan untuk berdiskusi dan mengajukan pertanyaan terkait materi yang
disampaikan. Interaksi tersebut menjadi momen berharga bagi peserta untuk
menggali informasi lebih mendalam mengenai penerapan ilmu teknik di dunia
industri.
Tags :