CEPU
– Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas)
kembali menyelenggarakan kegiatan rutin tahunan peringatan hari besar
keagamaan. Instansi di bawah naungan Kementerian ESDM ini menggelar ibadah
sholat Iduladha 1447 Hijriyah yang berpusat di halaman kantor PPSDM Migas,
Cepu, pada Rabu (27/06/2026).
Pelaksanaan
sholat Iduladha pada 10 Zulhijah 1447 Hijriyah tersebut dimulai tepat pada
pukul 06.00 WIB. Bertindak sebagai imam sekaligus khatib dalam kesempatan ini
adalah KH. Afandi Ibrahim. Ibadah berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh
ratusan jemaah. Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto, tampak hadir di
tengah-tengah jemaah bersama dengan keluarga serta jajaran manajemen PPSDM
Migas.
Seusai
menunaikan ibadah sholat Iduladha, agenda dilanjutkan dengan prosesi
penyembelihan hewan qurban berupa lima (5) sapi. Hewan-hewan qurban tersebut
dihimpun dari para pegawai di lingkungan PPSDM Migas yang secara sukarela
menunaikan ibadah qurban mereka di kantor tahun ini.
Seluruh
daging hasil penyembelihan kemudian didistribusikan secara tepat sasaran kepada
tenaga outsourcing (OS), cleaning service (CS), serta warga
masyarakat di lingkungan sekitar yang membutuhkan. Pada tahun ini, PPSDM Migas
berhasil menyalurkan total sebanyak 889 bungkus daging qurban.
Kepala PPSDM
Migas, Waskito Tunggul Nusanto, menegaskan bahwa momentum Iduladha merupakan
sarana penting untuk mempererat hubungan sosial dan kepedulian terhadap sesama.
Beliau menekankan pentingnya menjaga tali silaturahmi yang harmonis antara
instansi dan warga lokal.
"Kegiatan
ini merupakan bentuk nyata komitmen kami untuk terus menjaga silaturahmi antara
PPSDM Migas dengan masyarakat Cepu dan sekitarnya. Mengenai pembagian qurban
ini, jangan dilihat seberapa banyak jumlah yang diberikan, tetapi kami berharap
apa yang kami salurkan dapat memberikan manfaat yang luas serta mendatangkan
keberkahan untuk sesama," ujar Kepala PPSDM Migas.
Melalui
kegiatan ini, PPSDM Migas berharap nilai-nilai keikhlasan dan kepedulian sosial
yang terkandung dalam ibadah qurban dapat terus tertanam di lingkungan kerja,
sekaligus memberikan dampak positif yang langsung dirasakan oleh masyarakat
sekitar kantor.