JAKARTA – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) turut berpartisipasi aktif dalam pameran bergengsi Indonesian Petroleum Association Convention and Exhibition (IPA Convex) pada 20 – 22 mei 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City. Menempati stan pameran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), PPSDM Migas membawa solusi yang komprehensif dalam mengatasi tantangan pemenuhan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten di sektor hulu migas.
Dalam kesempatan tersebut, PPSDM Migas memaparkan presentasi bertajuk “Pelatihan dan Sertifikasi Berbasis Rig untuk Operator Perawatan Sumur yang Kompeten di Industri Minyak dan Gas Bumi Indonesia”. Langkah ini diambil sebagai respons konkret terhadap lonjakan kebutuhan tenaga kerja teknis di bidang pengeboran dan perawatan sumur (well services).
Koordinator Program, Evaluasi, dan Kerja Sama PPSDM Migas, Agus Alexandri, menjelaskan bahwa keikutsertaan ini merupakan wujud komitmen institusi dalam mendukung ketahanan energi nasional melalui penyediaan tenaga kerja lokal yang andal.
"Kementerian ESDM mengikuti pameran IPA Convex 2026 dengan PPSDM Migas menjadi salah satu pengisi booth-nya. Pada kesempatan tersebut, PPSDM Migas membawakan presentasi dengan judul ‘Pelatihan dan Sertifikasi Berbasis Rig untuk Operator Perawatan Sumur yang Kompeten di Industri Minyak dan Gas Bumi Indonesia’. Kebutuhan akan personel di pengeboran untuk level floorman, derrickman, driller, hingga supervisor meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data kami, pada tahun 2021 kebutuhan personel pengeboran berada di angka 1.251 orang, dan melonjak tajam menjadi 1.832 personel pada tahun 2025. Fenomena peningkatan permintaan rig crews ini, yang dibarengi dengan belum optimalnya penyerapan pekerja lokal, menjadi tantangan besar. Hal inilah yang mendasari PPSDM Migas membuka pelatihan well services guna mencetak SDM yang benar-benar kompeten," ujar Agus Alexandri.
Program Well Service Training School ini dirancang khusus bagi operator tingkat pemula (floorman) dengan memadukan pendalaman teori dan praktik langsung secara intensif. PPSDM Migas menawarkan dua pilihan durasi program yang fleksibel, yaitu program jangka pendek (short term) selama 6 hingga 8 hari, serta program jangka panjang (long term) yang berlangsung selama 15 hingga 26 hari.
“Kurikulum pelatihan disusun secara komprehensif, mencakup aspek kritis seperti prosedur keselamatan (safety-first procedures), operasional Well Services (proses rig up/down, moving, tripping, dan fishing job), hingga pengenalan Production Equipment (seperti wellhead/X-mastree, tubing, dan artificial lift),” jelasnya.
Ia menambahkan untuk menjamin kualitas kompetensi, setiap kelas dibatasi hanya untuk kelompok kecil yang terdiri dari 5 hingga 8 peserta. Proses pembelajaran dibimbing langsung oleh satu orang rig superintendent, satu orang senior mekanik, satu orang driller, satu orang senior derrickman dan satu senior floorman yang mempunyai jam terbang cukup tinggi yang bertindak sebagai pelatih purnawaktu (fulltime). Para peserta akan mengoperasikan satu unit well service rig yang masih layak operasi. Setelah dinyatakan lulus uji kompetensi, peserta memiliki kesempatan langsung untuk dikirim ke well services rig di lapangan KKKS.
“Program ini memberikan keuntungan timbal balik yang besar bagi korporasi maupun individu. Bagi drilling contractor, program ini membantu standarisasi kompetensi pekerja, menekan biaya rekrutmen, mempercepat proses pengembangan staf, menjamin pengoperasian lapangan yang lebih aman (safety operational), serta meningkatkan reputasi perusahaan di mata pemangku kepentingan,” tegasnya.
Sementara itu, bagi para pencari kerja, Well Service Training School memberikan simulasi pengalaman riil yang serupa dengan atmosfer kerja di lapangan. Selain peningkatan keterampilan (skill development), pelatihan ini membuka jejaring profesional yang luas ke dunia industri, memberikan manfaat karier yang berkelanjutan untuk jangka panjang, serta meningkatkan daya saing pekerja lokal di tengah ketatnya kompetisi industri global.