Wujudkan Transportasi Hijau, 15 Peserta Asal Kaltim Ikuti Pelatihan Konversi Motor di PPSDM KEBTKE

Wujudkan Transportasi Hijau, 15 Peserta Asal Kaltim Ikuti Pelatihan Konversi Motor di PPSDM KEBTKE
13 Feb, 2026

Wujudkan Transportasi Hijau, 15 Peserta Asal Kaltim Ikuti Pelatihan Konversi Motor di PPSDM KEBTKE

13 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Jakarta, 12 Februari 2026 – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) terus berkomitmen mendukung program pemerintah dalam mempercepat transisi energi di sektor transportasi. Hal ini diwujudkan melalui penyelenggaraan Pelatihan Teknis Konversi Motor BBM menjadi Motor Listrik yang berlangsung pada tanggal 9 hingga 12 Februari 2026. Kegiatan ini diikuti secara gratis oleh 15 orang peserta yang seluruhnya berasal dari Kalimantan Timur, sebagai langkah nyata untuk memeratakan keahlian teknologi kendaraan listrik hingga ke luar Pulau Jawa.


AU3JhQ8ClGmgg7o1Y9QIdzgVpRtdQpBYEkXnFtlo.jpg


Rangkaian pelatihan dimulai pada hari pertama dengan pembekalan landasan teori yang mencakup tinjauan umum peraturan pemerintah terkait kendaraan listrik, tata cara administrasi konversi agar kendaraan tetap memiliki legalitas jalan, serta pengenalan mendalam mengenai komponen-komponen utama kendaraan listrik. Materi ini menjadi pondasi penting bagi para peserta sebelum memasuki tahapan teknis. Memasuki hari kedua, pembelajaran beralih pada kajian syarat teknis sepeda motor konversi serta dimulainya sesi praktikum yang meliputi perawatan komponen dan instalasi komponen mekanik. Peserta diajarkan secara langsung bagaimana menyesuaikan struktur fisik motor lama agar mampu mengadopsi sistem penggerak listrik yang baru.


Sesi praktikum terus berlanjut hingga hari ketiga dimana peserta diajak untuk mempraktikkan penyambungan kabel, pemasangan baterai, serta pengaturan sistem manajemen baterai (BMS) dan kontroler hingga motor benar-benar dapat berfungsi. Seluruh rangkaian pembelajaran tersebut mencapai puncaknya pada hari Kamis, di mana dilakukan pengujian menyeluruh terhadap motor-motor hasil konversi. Pengujian ini berguna untuk memastikan bahwa motor tidak hanya mampu berjalan, tetapi juga memenuhi standar keamanan dan performa yang telah ditetapkan.


hXrmTmuLlRNKuGisYumTZbnCunj8FgzWSJaKg3XG.jpg


Keberhasilan pelatihan ini tidak lepas dari bimbingan para pengajar dan instruktur yang kompeten di bidangnya. Materi disampaikan secara kolaboratif oleh Oktasio Fahlevi selaku Widyaiswara PPSDM KEBTKE, serta didampingi oleh instruktur praktisi dari Braja Elektrik Motor dan Kajen Martaka Persada. Melalui perpaduan antara akademisi dan praktisi industri, para peserta mendapatkan wawasan teknis sekaligus pengalaman nyata yang sangat relevan dengan tema pelatihan. Dari terlaksananya pelatihan ini, diharapkan 15 peserta dari Kalimantan Timur tersebut mampu menjadi pionir dalam pengembangan bengkel konversi maupun penyedia jasa teknis kendaraan listrik di daerahnya, sekaligus berkontribusi langsung pada proses transisi energi yang mampu mengurangi emisi karbon nasional.