
CEPU – Guna memperkuat daya saing tenaga kerja
di sektor energi, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi
(PPSDM Migas) secara resmi menyelenggarakan Pelatihan dan Sertifikasi Program
Masyarakat Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Kegiatan ini
dirancang secara khusus untuk membekali masyarakat dengan pengetahuan,
keterampilan, serta sikap kerja yang profesional sesuai dengan Standar
Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI).
Program yang berfokus pada peningkatan
keahlian teknis ini mencakup tiga jabatan kompetensi dalam industri migas, antara
lain Unit Rigger yang diikuti oleh 30 orang peserta yang
berlangsung sejak 26 Januari hingga 6 Februari 2026. Unit Mobile Crane
yang diikuti oleh 20 orang peserta dengan durasi pelatihan dari 26 Januari
sampai 13 Februari 2026. Yang terakhir adalah Unit Forklift yang
diikuti oleh 25 orang peserta yang dijadwalkan pada 26 Januari hingga 13
Februari 2026.
Kepala PPSDM Migas, Waskito Tunggul Nusanto,
memberikan apresiasi tinggi atas kolaborasi strategis antara pemerintah pusat
dan daerah dalam menjaring talenta lokal terbaik untuk mengikuti program ini.
"Saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu, Blora, Rembang, Cilacap, Grobogan, Bojonegoro, Tuban, Gresik, Bangkalan, Penajam Paser Utara, Kota Samarinda, Bontang, dan Balikpapan, yang telah membantu dalam seleksi calon peserta pada pelatihan ini di PPSDM Migas," ungkapnya.

Kepala PPSDM Migas juga menekankan pentingnya
peran tenaga ahli dalam mendukung kelancaran distribusi dan logistik di sektor
industri. Menurutnya, kepemilikan sertifikasi kompetensi merupakan bukti
pengakuan atas keahlian personel dalam menjaga keselamatan operasional.
"Dalam operasionalnya, aktivitas
pemindahan barang merupakan mata rantai logistik yang krusial. Sebagai
informasi, sesuai dengan pembukaan pelatihan saat ini, judul pelatihan dan
sertifikasi yang akan dilaksanakan sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja
Nasional Indonesia di dalam ruang lingkup Operasi Pesawat Angkat, Angkut, dan
Ikat Beban untuk jabatan rigger, operator mobile crane,
dan operator forklift," pungkas Kepala PPSDM Migas.
Melalui kegiatan ini, PPSDM Migas berkomitmen
untuk terus mencetak sumber daya manusia yang andal dan tersertifikasi,
sehingga mampu memberikan kontribusi nyata dalam menjaga integritas serta
keamanan operasional di seluruh lini industri energi nasional.