Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) resmi membuka Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang (IKT) Berbasis Online Angkatan I

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) resmi membuka Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang (IKT) Berbasis Online Angkatan I
30 Jan, 2026

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral dan Batubara (PPSDM Geominerba) resmi membuka Pelatihan Investigasi Kecelakaan Tambang (IKT) Berbasis Online Angkatan I

30 January 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Selasa (27/1/2026).

Kegiatan ini diselenggarakan secara daring dan diikuti oleh enam peserta yang berasal dari berbagai perusahaan pertambangan di Indonesia .

Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengidentifikasi faktor penyebab kecelakaan tambang, serta mengembangkan kemampuan investigasi, analisis, dan pencegahan kecelakaan di sektor pertambangan. Kompetensi investigasi kecelakaan dinilai menjadi aspek penting dalam mendukung penerapan standar keselamatan pertambangan yang tinggi 

Kepala PPSDM Geominerba, Dwi Anggoro Ismukurnianto, dalam sambutannya menegaskan bahwa industri pertambangan memiliki tingkat risiko yang tinggi sehingga membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten di bidang keselamatan. Menurutnya, peningkatan kapasitas investigasi kecelakaan tambang merupakan bagian dari upaya membangun budaya keselamatan kerja yang kuat dan berkelanjutan.

 “Setiap kecelakaan tambang harus dipahami penyebabnya secara menyeluruh agar dapat dicegah di masa mendatang. Dengan kompetensi investigasi yang baik, perusahaan dapat melindungi pekerja sekaligus memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang keselamatan pertambangan,” ujarnya 

Berdasarkan laporan penyelenggara, pelatihan dilaksanakan selama tiga hari, mulai 27 hingga 29 Januari 2026. Materi pelatihan meliputi peraturan perundang-undangan terkait keselamatan pertambangan, persiapan dan pemeriksaan kecelakaan tambang, analisis penyebab kecelakaan, pelaporan kecelakaan, serta studi dan presentasi kasus kecelakaan tambang. Seluruh materi disampaikan oleh instruktur dari Direktorat Teknik dan Lingkungan Mineral dan Batubara 

Melalui pelatihan ini, PPSDM Geominerba berharap peserta mampu menerapkan hasil pembelajaran di lingkungan kerja masing-masing, sehingga dapat berkontribusi dalam menurunkan angka kecelakaan tambang dan mewujudkan operasional pertambangan yang aman, sehat, dan produktif. (EP)