Bandung – Autoridade Nacional dos Minerais (ANM), I.P. bersama Autoridade Nacional do Petróleo (ANP), I.P. melaksanakan kunjungan kerja ke Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini merupakan bagian dari studi banding resmi ke Indonesia dalam rangka penyusunan Rancangan Decreto-Lei tentang Fair Work dan Hubungan Ketenagakerjaan di Industri Ekstraktif di Timor-Leste.
Kunjungan tersebut bertujuan untuk memperdalam pemahaman ANM terkait pengembangan sumber daya manusia, peningkatan kompetensi tenaga kerja, serta penguatan kapasitas teknis di sektor pertambangan. PPSDM Geominerba dipilih sebagai mitra pembelajaran karena perannya yang strategis dalam pengembangan pelatihan teknis, sertifikasi, dan peningkatan keahlian tenaga kerja sektor mineral dan batubara di Indonesia.
Dalam pertemuan tersebut, delegasi ANM dan ANP memperoleh pemaparan mengenai model pelatihan vokasi dan teknis, sistem pengembangan kompetensi berbasis kebutuhan industri, serta peran PPSDM Geominerba dalam mendukung penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan kepatuhan ketenagakerjaan di sektor pertambangan.
Kunjungan ini juga menjadi forum pertukaran pengalaman terkait hubungan ketenagakerjaan di kegiatan pertambangan, termasuk dukungan institusional terhadap kepatuhan perusahaan, penguatan kapasitas tenaga kerja lokal, serta penyesuaian kurikulum pelatihan dengan standar nasional dan internasional.
ANM menilai praktik yang diterapkan oleh PPSDM Geominerba relevan sebagai referensi dalam merumuskan ketentuan mengenai pelatihan wajib, pengembangan kompetensi, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja yang akan diatur dalam Rancangan Decreto-Lei tentang Fair Work dan Hubungan Ketenagakerjaan di Industri Ekstraktif Timor-Leste.
Melalui kunjungan kerja ini, ANM berharap dapat mengadopsi praktik terbaik Indonesia guna memperkuat kerangka regulasi ketenagakerjaan yang melindungi pekerja, meningkatkan profesionalisme tenaga kerja nasional, serta mendorong pengelolaan sektor pertambangan yang berkelanjutan dan berdaya saing di Timor-Leste. (EP)