PEM Akamigas dan Kedutaan Besar Kenya Jajaki Peningkatan Kemitraan Energi dan Pendidikan

PEM Akamigas dan Kedutaan Besar Kenya Jajaki Peningkatan Kemitraan Energi dan Pendidikan
11 Nov, 2025

PEM Akamigas dan Kedutaan Besar Kenya Jajaki Peningkatan Kemitraan Energi dan Pendidikan

11 November 2025 | Seputar BPSDM ESDM



Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas menerima kunjungan kehormatan dari Duta Besar (Dubes) Republik Kenya untuk Indonesia, Galma Mukhe Boru, pada Kamis, tanggal 6 November 2025. Kedatangan Dubes dan rombongan ini disambut oleh Direktur PEM Akamigas Erdila Indriani didampingi tim manajemen PEM Akamigas di Ruang Rapat Rektorat PEM Akamigas. Kunjungan ini bertujuan untuk membahas potensi peningkatan kerja sama bilateral di bidang energi, pendidikan, dan pengembangan sumber daya manusia. 

Saat ini PEM Akamigas memiliki 5 mahasiswa internasional program The Indonesian AID Scholarship (TIAS) yang 3 diantaranya berasal dari Kenya, 1 orang dari Vanuatu dan 1 orang lagi berasal dari Papua Nugini.

Direktur PEM Akamigas, Bu Erdila, menyambut baik kunjungan tersebut dan menyatakan harapan untuk adanya lebih banyak kemitraan antara PEM Akamigas dengan universitas dan institusi energi dari Kenya.

Dalam sambutannya, Dubes Kenya, Galma Mukhe Boru, meninjau kembali diskusi yang telah dilakukan dengan Presiden Indonesia sebelumnya, Ir. Joko Widodo, terkait kemitraan minyak dan gas, serta potensi energi terbarukan antara kedua negara. Beliau menyoroti bahwa meskipun Afrika Timur, termasuk Kenya, tidak dikenal akan minyak dan gas, temuan baru di South Lokichar Basin telah meningkatkan potensi energi di wilayah tersebut.




Di kesempatan ini, Subkoordinator Pengembangan Karir PEM Akamigas Pradini Rahalintar memaparkan profil singkat PEM Akamigas, yang berlokasi di Cepu, salah satu ladang minyak tertua di Indonesia. “Pada tahun 2024, 4 dari 5 program studi kami telah terakreditasi dengan peringkat tertinggi di Indonesia, yaitu ‘Unggul’,” ujar Pradini. 

Pradini juga menambahkan bahwa pada tahun 2025, PEM Akamigas telah menerima mahasiswa dari luar negeri untuk bergabung dalam program internasional melalui TIAS Scholarship programme. Tiga dari mahasiswa tersebut berasal dari Kenya yakni Husna dan Fahman di Program Studi Teknik Produksi Minyak dan Gas. Kemudian Luqman di Program Studi Teknik Mesin Kilang.

Dubes Galma menekankan bahwa Kenya berupaya menjadikan kemitraan dengan Indonesia lebih langgeng, melalui pembuatan kemitraan yang bersifat resmi, transfer teknologi, pertukaran personel, dan kerja sama lain. Dubes juga mengungkapkan bahwa saat ini masih dibahas nota kesepahaman (MOU) kemitraan dengan Kenya dan Indonesia, terutama terkait produksi minyak dan gas dengan bantuan Pertamina. “Semoga PEM Akamigas dapat mengunjungi Stasiun Energi Geotermal di Kenya suatu hari nanti dan agar lebih banyak mahasiswa Kenya bergabung dengan PEM Akamigas,” ujar Dubes Galma.

Agenda kunjungan Dubes Kenya ini ditutup dengan mengunjungi beberapa fasilitas PEM Akamigas dan dilanjutkan untuk mengunjungi wisata Geopark “Teksas Wonocolo” di Desa Wonocolo Kabupaten Bojonegoro. (drm, https://akamigas.ac.id/)

Tags :