Pusat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) merupakan
tempat untuk mengetahui knowledge dan peningkatan komptensi di subsector migas.
Salah
satunya adalah ilmu tentang petroleum system yang berada di Indonesia. PPSDM
Migas mengadakan pelatihan Introduction
to Petroleum Systems in North East Java Basin selama tiga hari untuk Aparatur
Sipil Negara (ASN) dimulai pada Selasa (14/04/23).
Abdul Wakid, pemimpin pelatihan ini menjelaskan ilmu tentang
petroleum system ini tentang pemahaman tentang cekungan yang di daerah Jawa Timur.
“Dengan
tujuan Pelatihan Introduction of Petroleum System in North East Java Basin ini
adalah peserta pelatihan mampu mengetahui dan memahami proses-proses petroleum
system yang terjadi di Cekungan Jawa Timur Utara (North East Java Basin) yang
meliputi proses pembentukan batuan induk/source rock, proses migrasi, batuan
reservoir, batuan penutup/seal rock dan perangkap migas/trap,” ungkapnya ketika
ditemui seusai pelatihan berlangsung.
Sistem
perminyakan adalah konsep inti dari geologi perminyakan yaitu studi tentang
pembentukan dan eksplorasi minyak dan gas bumi seperti asal minyak, migrasi,
dan akumulasinya yang menyatukan proses yang saling bergantung dan elemen kunci
dalam pembentukan hidrokarbon.
Selama tiga
tersebut peserta mendapat teori tentang Petroleum System Mapping (Ledok dan
sekitarnya), Pengenalan Petroleum System in
North East Java Basin, Batuan Induk dan Pembentukan Migas, Petroleum System Mapping
(Braholo dan Pantai Rembang-Lasem), Petroleum System Mapping in Oil Field
Rembang Zone, dan Batuan Reservoir dan Perangkap Migas. Selain itu mereka juga
diajak untuk terjun langsung ke daerah di Cekungan Jawa Timur Utara yaitu kunjungan
lapangan geologi di Kali Broholo Desa Ngampel, Blora dan obyek geologi di
daerah Rembang, serta lapangan tua Ledok dan Wonocolo.