Diikuti oleh sebanyak 40 orang peserta, PPSDM Geominerba kembali menyelenggarakan Diklat Pemenuhan dan Uji Kompetensi Pengawas Operasional Pertama (POP) pada Pertambangan.
\r\nKoordinator Penyelenggara Diklat dan Sarana Prasaranan Pengembangan SDM, Ade Hidayat membuka diklat secara resmi, Senin (19/4), melalui zoom meeting.
\r\nBanyaknya lembaga diklat swasta bagi pengawas operasional di industri pertambangan yang tidak mengikuti persyaratan yang telah ditetapkan, membuat tujuan pemerintah dalam membangun kompetensi pengawas operasional tidak tercapai.
\r\nSebagai satu-satunya lembaga diklat pemerintah, PPSDM Geominerba terus berupaya membantu perusahaan pemegang IUP mempersiapkan para praktisi pertambangan pada tingkatan manajemen pertama agar mempunyai pengetahuan teknis sesuai dengan unit kompetensi sebagai pengawas operasional.
\r\nSelama enam hari (19-24 April 2021) kedepan, peserta akan dibekali delapan unit kompetensi yang harus dikuasai, diantaranya:
\r\nDiklat yang akan berlangsung selama enam hari (19-24 April 2021) ini mengharuskan peserta untuk menguasai delapan unit kompetensi, diantaranya: Pelaksanaan Peraturan Perundang-undangan Terkait Keselamatan Pertambangan, Pelaksanaan Inspeksi, Pelaksanaan Investigasi Kecelakaan, dan Pelaksanaan Peraturan Perundang-undangan Terkait Perlindungan Lingkungan.
\r\nSelain itu juga Identifikasi Bahaya dan Pengendalian Risiko, Pelaksanaan Analisis Keselamatan Pekerjaan, Pelaksanaan Pertemuan Keselamatan Pertambangan Terencana, dan Pelaksanaan Tugas dan Tanggung Jawab Keselamatan Pertambangan pada Area yang menjadi Tanggung Jawabnya.
\r\nMelihat betapa pentingnya sertifikasi kompetensi pengawas operasional pertambangan, para peserta juga akan dievaluasi dengan melakukan ujian tulisan dan lisan. (IR)
Tags :