PPSDM Migas dan Pemkab Muba Perkuat Kompetensi SDM Industri Energi

PPSDM Migas dan Pemkab Muba Perkuat Kompetensi SDM Industri Energi
07 Mei, 2026

PPSDM Migas dan Pemkab Muba Perkuat Kompetensi SDM Industri Energi

07 May 2026 | Seputar BPSDM ESDM

CEPU – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) secara resmi membuka program pelatihan dan sertifikasi bagi tenaga kerja asal Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) pada Rabu (06/05/2026). Kerja sama ini ditujukan untuk menyiapkan tenaga kerja lokal yang kompeten untuk mendukung sektor industri energi.

Dalam sambutannya, Kepala Bagian Umum PPSDM Migas, Arisona, menegaskan pentingnya kolaborasi ini. Ia menyampaikan bahwa sinergi antara PPSDM Migas dan Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin adalah wujud nyata dari komitmen bersama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) daerah.

"Kerja sama antara Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) dan Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Musi Banyuasin membuktikan komitmen bersama untuk meningkatkan SDM lokal dari Musi Banyuasin. Komitmen ini dibuat karena Kabupaten Musi Banyuasin adalah salah satu wilayah vital bagi ketahanan energi nasional. Oleh karena itu, ketersediaan tenaga kerja lokal yang memiliki sertifikat kompetensi bukan lagi sebuah pilihan, melainkan keharusan untuk menjawab tantangan industri saat ini," ujar Arisona.

Program pengembangan kompetensi ini mencakup dua bidang utama dalam operasional industri, yaitu:

1.      Operasi Pesawat Angkat Angkut dan Ikat Beban (Juru Ikat Beban/Rigger): Pelatihan ini dijadwalkan berlangsung hingga 09 Juni 2026.

2.      Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Tingkat Operator: Pelatihan ini akan berakhir pada 26 Mei 2026.

Melalui pelatihan yang diikuti dengan sertifikasi kompetensi pada judul yang sama, para peserta diharapkan tidak hanya menguasai teori teknis, tetapi juga memiliki kesiapan mental dan sertifikasi kompetensi resmi yang diakui oleh industri. Dengan status Musi Banyuasin sebagai wilayah vital ketahanan energi, kehadiran tenaga kerja lokal yang tersertifikasi akan menjadi nilai tambah dalam menjaga kelancaran operasional di sektor hulu maupun hilir migas.

Tags :