PPSDM Migas Latih Siswa SMKN 2 Toili Barat Perkuat Kompetensi Energi Indonesia Timur

PPSDM Migas Latih Siswa SMKN 2 Toili Barat Perkuat Kompetensi Energi Indonesia Timur
28 Okt, 2026

PPSDM Migas Latih Siswa SMKN 2 Toili Barat Perkuat Kompetensi Energi Indonesia Timur

28 October 2026 | Seputar BPSDM ESDM



CEPU — Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) terus memperluas komitmennya dalam pengembangan sumber daya manusia di sektor energi. Tidak hanya melayani Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) nasional maupun multinasional, lembaga pendidikan dan pelatihan di bawah Kementerian ESDM ini kini menjangkau sekolah menengah di wilayah Indonesia bagian timur.

Langkah penting tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 2 Toili Barat, Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam program ini, PPSDM Migas menyelenggarakan dua judul pelatihan unggulan, yaitu Petugas Pengukur Isi Tangki Minyak Bumi dan Hasil Olahan serta Operasi Produksi Tingkat Operator Muda. Pelatihan ini berlangsung dari tanggal 26 hingga 28 Oktober 2026 di PPSDM Migas, Blora, Jawa Tengah.

Pengajar di kelas Operasi Produksi, M. Ridwan Ansyori, menekankan pentingnya bagi generasi muda—khususnya di Indonesia bagian timur—untuk memahami secara mendalam aspek sektor energi, khususnya minyak dan gas bumi.

"Pemahaman mengenai sektor energi sangat krusial bagi generasi muda, terutama di Indonesia bagian timur seperti Kabupaten Banggai yang memiliki potensi dan dinamika energi yang strategis. Melalui pelatihan ini, kami ingin memastikan generasi muda lokal siap mengambil peran aktif dalam pembangunan energi nasional sejak dini," ujar M. Ridwan Ansyori.

Dalam kesempatan yang sama, M. Ridwan Ansyori juga berpesan kepada seluruh peserta agar memanfaatkan momentum belajar ini dengan sebaik-baiknya. Ia mendorong para siswa untuk aktif bertanya dan mengikuti setiap sesi praktik secara sungguh-sungguh demi mempersiapkan diri menghadapi persaingan industri yang semakin kompetitif.

"Manfaatkan momentum ini dengan sebaik-baiknya, aktif bertanya, ikuti praktik dengan sungguh-sungguh karena dapat menjadi bekal nantinya setelah selesai mengikuti pelatihan di PPSDM Migas. Persaingan semakin ketat di industri ini," pesan M. Ridwan Ansyori kepada para peserta.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan kejuruan dan PPSDM Migas, lulusan SMK diharapkan tidak hanya memiliki ijazah formal, tetapi juga keterampilan teknis bersertifikat yang diakui oleh industri migas nasional maupun global.


Tags :