Pertahankan Eliminasi Malaria, Dinkes Blora Gelar Surveilans Migrasi di Kampus PEM Akamigas

Pertahankan Eliminasi Malaria, Dinkes Blora Gelar Surveilans Migrasi di Kampus PEM Akamigas
30 Sep, 2026

Pertahankan Eliminasi Malaria, Dinkes Blora Gelar Surveilans Migrasi di Kampus PEM Akamigas

30 September 2026 | Seputar BPSDM ESDM



Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora menggelar kegiatan Sosialisasi dan Skrining Malaria bagi mahasiswa PEM Akamigas yang berasal dari luar Pulau Jawa. Kegiatan yang merupakan bagian dari Program Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular ini berlangsung di Aula Kuda Laut PEM Akamigas pada Senin (28/09/2026).

Langkah preventif ini difokuskan pada pemantauan dan deteksi dini melalui surveilans migrasi, mengingat Kabupaten Blora merupakan salah satu daerah tujuan pendidikan dan tempat tinggal pendatang dari berbagai wilayah di Indonesia, termasuk dari area endemis malaria.

“Saat ini, ada 136 mahasiswa luar Jawa di PEM Akamigas yang ikut skrining. Ini merata dari semua program studi dan tingkat. Semoga dengan adanya sosialisasi sekaligus skrining ini bisa menumbuhkan kesadaran mahasiswa terutama untuk lebih aware terhadap kesehatan diri dan pencegahan malaria di lingkungan terdekatnya, asrama dan kampus,” kata drg. Sari Hediningtyas, sebagai tim medis PEM Akamigas.




Selain pemeriksaan darah (skrining) untuk mendeteksi potensi adanya parasit malaria, mahasiswa juga diberikan pembekalan pemahaman mendalam mengenai bahaya, penularan, serta langkah-langkah pencegahan malaria. Dalam pemaparan yang berjudul "Surveilans Migrasi Malaria, Strategi untuk Mempertahankan Eliminasi Malaria", Penanggung Jawab Program Malaria Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Tri Dewi Kristi, S.K.M., M.Kes.(Epid)., menekankan pentingnya pengawasan terhadap mobilitas penduduk dalam menjaga status eliminasi malaria di Jawa TengahHadir sebagai narasumber utama,.

"Jawa Tengah, termasuk Kabupaten Blora, terus berupaya mempertahankan predikat eliminasi malaria. Karena itu, surveilans migrasi menjadi strategi kunci. Melalui skrining pada warga maupun mahasiswa yang baru datang dari daerah endemis, kita dapat mendeteksi kasus secara dini dan mencegah terjadinya penularan lokal di wilayah kita," ujar Tri Dewi Kristi.

Melalui sinergi antara Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah, Dinas Kesehatan Daerah Kabupaten Blora, dan PEM Akamigas, kegiatan ini diharapkan dapat meminimalkan risiko masuknya kasus malaria impor (imported case) serta memastikan lingkungan kampus dan masyarakat Blora tetap aman, sehat, dan bebas dari malaria. (drm, https://akamigas.ac.id/)

Tags :