Dukung Dekarbonisasi Industri, PPSDM KEBTKE dan INDODEPP Gelar Pelatihan Manajemen Energi ISO 50001

Dukung Dekarbonisasi Industri, PPSDM KEBTKE dan INDODEPP Gelar Pelatihan Manajemen Energi ISO 50001
29 Sep, 2026

Dukung Dekarbonisasi Industri, PPSDM KEBTKE dan INDODEPP Gelar Pelatihan Manajemen Energi ISO 50001

29 September 2026 | Seputar BPSDM ESDM

Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) terus memperkuat peran strategisnya dalam mendorong efisiensi energi dan fasilitasi dekarbonisasi industri. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kolaborasi bersama Indonesia Energy Efficiency and Decarbonization in Industry Project (INDODEPP) dalam menyelenggarakan Pelatihan Energy Management According to ISO 50001 yang berlangsung pada 22 hingga 24 September 2026 di Jakarta. Kegiatan ini diikuti oleh 30 peserta yang berasal dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (MEMR), Kementerian Perindustrian (MoI), PPSDM KEBTKE, BPSDM ESDM, National Energy Council (NEC), serta lembaga pemerintah provinsi lainnya.


Pelatihan ini merupakan bagian dari kerja sama Indonesia dan Denmark melalui program Indonesia-Denmark Energy Partnership Program (INDODEPP) Fase II, khususnya Outcome 3 yang berfokus pada penguatan efisiensi energi di sektor bangunan dan industri. Kolaborasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia sekaligus mendorong pemahaman dan penerapan praktik manajemen energi yang lebih sistematis di Indonesia.


Xk0MRSSuxav3tUTJXyvFyPE3iAhsGMSlTswNQwQB.jpg


Pelatihan ini dirancang khusus sebagai langkah awal penguatan kapasitas (introductory capacity-building activity), dan bukan merupakan program sertifikasi auditor energi profesional. Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta dibekali dengan pemahaman komprehensif mengenai prinsip dasar manajemen energi, implementasi standar ISO 50001, hingga strategi efisiensi dan dekarbonisasi di sektor industri. Selain itu, materi pelatihan juga mencakup pengenalan dasar-dasar audit energi guna membangun fondasi teknis yang kuat bagi seluruh peserta.


Efisiensi energi menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung transformasi menuju sistem energi yang lebih efisien dan rendah karbon. Upaya efisiensi energi tidak hanya berkaitan dengan pengurangan penggunaan energi, tetapi juga mencakup bagaimana energi dikelola secara sistematis, kinerja energi diukur, peluang peningkatan diidentifikasi, serta perbaikan dilakukan secara berkelanjutan. Dalam konteks tersebut, penerapan Sistem Manajemen Energi melalui ISO 50001 menjadi salah satu pendekatan yang dapat membantu organisasi membangun proses pengelolaan energi secara lebih terstruktur dan berkelanjutan.


Keberagaman latar belakang peserta menjadi salah satu nilai penting dalam pelaksanaan pelatihan. Keterlibatan peserta dari berbagai kementerian, lembaga pemerintah, serta pemerintah daerah membuka ruang untuk bertukar pengalaman, memperluas perspektif, dan membangun pemahaman bersama mengenai tantangan serta peluang dalam penerapan efisiensi energi. Interaksi lintas institusi tersebut diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan mendukung penerjemahan kebijakan efisiensi energi ke dalam program serta implementasi yang lebih konkret.


YIVrFffIUP9f4ycB26SjH1Buo2l28W5214D9NDGG.jpg


Dalam sambutan pembukaan, PPSDM KEBTKE menekankan bahwa penguatan efisiensi energi dan dekarbonisasi tidak hanya membutuhkan dukungan teknologi dan investasi, tetapi juga sumber daya manusia yang kompeten dan mampu menerjemahkan kebijakan ke dalam implementasi. Oleh karena itu, pengembangan kompetensi menjadi bagian penting dalam mendukung transisi menuju sistem energi yang lebih efisien dan rendah karbon.


Melalui kerja sama dengan INDODEPP, PPSDM KEBTKE juga mendorong agar pelaksanaan kegiatan tidak berhenti pada penyelenggaraan pelatihan semata, tetapi dapat memberikan kontribusi terhadap pengembangan pengetahuan, kompetensi, materi pembelajaran, serta kapasitas kelembagaan yang dapat terus dikembangkan dan direplikasi sesuai dengan kebutuhan Indonesia. Pengalaman dan praktik yang dibagikan oleh mitra Denmark diharapkan dapat menjadi pembelajaran yang dapat diadaptasi dengan konteks dan kebutuhan nasional.


Dalam penyelenggaraan pelatihan ini, PPSDM KEBTKE bersama INDODEPP memastikan para peserta memiliki pemahaman komprehensif serta kesamaan pandangan dalam mendukung kebijakan efisiensi energi nasional. Penyelenggaraan program kerja sama ini sekaligus mempertegas komitmen dan penjiwaan nilai BerAKHLAK oleh PPSDM KEBTKE dalam menghadirkan pelayanan publik yang profesional, adaptif, dan berintegritas menuju keberhasilan mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

Tags :