Tangerang, 24 September 2026–Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE) menunjukkan komitmennya dalam mendukung penguatan kapasitas SDM ketenagalistrikan nasional dengan ikut terlibat sebagai exhibitor di stand pameran Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) pada Electricity Connect 2026. Pameran berskala internasional ini diselenggarakan oleh Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) terintegrasi bersama Enlit Asia pada tanggal 22 hingga 24 September 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD. Bersama dengan Biro KLIK, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, Direktorat Jenderal EBTKE, PPSDM KEBTKE turut terlibat untuk menampilkan berbagai capaian, regulasi, dan inovasi pelayanan publik di sektor Ketenagalistrikan di dalam booth Kementerian ESDM.

Momentum pembukaan pada hari pertama, 22 September 2026, berlangsung istimewa dengan hadirnya kunjungan langsung dari Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, di booth Kementerian ESDM. Antusiasme pengunjung booth terus berlanjut hingga hari ketiga pelaksanaan pameran pada 24 September 2026, di mana PPSDM KEBTKE menggelar sesi pemaparan publik mengenai program layanan pelatihan dan sertifikasi kompetensi unggulan. Sesi pemaparan tersebut dibawakan langsung oleh Widyaiswara Ahli Muda PPSDM KEBTKE, Nico Juni Ferson, yang mengupas tuntas berbagai program pelatihan teknis di bidang ketenagalistrikan, energi baru terbarukan, hingga konservasi energi. Selain itu, pemaparan juga menyoroti pentingnya Sertifikasi Kompetensi, Sertifikasi Profesi, serta layanan unggulan seperti Audit Energi. Sesi ini berhasil menarik perhatian para profesional dan pelaku industri yang memadati booth Kementerian ESDM.

Melalui keikutsertaan aktif ini, PPSDM KEBTKE berharap dapat terus memperkuat perannya dalam mencetak SDM unggul di bidang ketenagalistrikan yang menjadi pilar utama terwujudnya kemandirian dan ketahanan energi nasional.Kehadiran PPSDM KEBTKE dalam ajang ini sekaligus menjadi wujud nyata penerapan nilai BerAKHLAK dalam memberikan pelayanan publik yang cepat, cermat, transparan, dan akuntabel demi mewujudkan keberhasilan mempertahankan predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).
Tags :