PPSDM Migas Gelar Pelatihan Gratis Bagi Masyarakat Daerah Penghasil Migas

PPSDM Migas Gelar Pelatihan Gratis Bagi Masyarakat Daerah Penghasil Migas
03 Sep, 2026

PPSDM Migas Gelar Pelatihan Gratis Bagi Masyarakat Daerah Penghasil Migas

03 September 2026 | Seputar BPSDM ESDM



CEPU – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (KESDM) terus berkomitmen mengelola dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di sektor minyak dan gas bumi (migas). Upaya ini diwujudkan melalui pemberian program bantuan pelatihan bagi masyarakat yang berasal dari daerah penghasil migas maupun wilayah tertinggal.

Program ini mengacu pada Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2022 tentang Bantuan Pelatihan serta Beasiswa Bidang Energi dan Sumber Daya Mineral. Bantuan tersebut berfokus pada warga negara Indonesia yang memiliki keterbatasan finansial dan bertempat tinggal di daerah penghasil migas, daerah kegiatan operasi migas, wilayah 3T (tertinggal, terdepan, terluar), serta daerah rawan bencana.

Sebagai unit satuan kerja di bawah Kementerian ESDM yang bertugas melatih SDM sektor migas, Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) merealisasikan amanat tersebut dengan menggelar pelatihan khusus untuk masyarakat.

Pada periode Agustus hingga September 2026, PPSDM Migas menyelenggarakan dua program unggulan, yaitu K3 Tingkat Operator dan Operasi Pesawat Angkat Angkut dan Ikat Beban Tingkat Juru Ikat Beban. Sebanyak 50 peserta terpilih mengikuti pelatihan ini dari tanggal 26 Agustus hingga 17 September 2026.

Subkoordinator Penyelenggaraan Pengembangan SDM PPSDM Migas, Suntoro, menegaskan bahwa seluruh rangkaian pelatihan ini dirancang untuk memenuhi standar industri formal.

"Adapun setiap program pelatihan masyarakat merupakan pelatihan berbasis kompetensi yang mengacu kepada Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI). Oleh karena itu, pada pelatihan masyarakat ini, selain dilaksanakan program untuk pemenuhan kompetensi kerja sesuai SKKNI, juga dilengkapi dengan kegiatan sertifikasi kompetensi kerja sebagai bukti bagi dunia industri bahwa setiap peserta telah kompeten dalam setiap jabatan sesuai dengan judul pelatihan," ujar Suntoro.

Melalui program sertifikasi kompetensi ini, lulusan pelatihan diharapkan memiliki daya saing tinggi dan siap terserap di dunia kerja, khususnya di industri minyak dan gas bumi.

Tags :