PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompetensi Juru Ledak dan Pekerja Peledakan Madya Melalui Pelatihan Terintegrasi

PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompetensi Juru Ledak dan Pekerja Peledakan Madya Melalui Pelatihan Terintegrasi
13 Feb, 2026

PPSDM Geominerba Tingkatkan Kompetensi Juru Ledak dan Pekerja Peledakan Madya Melalui Pelatihan Terintegrasi

13 February 2026 | Seputar BPSDM ESDM

BANDUNG – Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Geologi, Mineral, dan Batubara (PPSDM Geominerba) resmi membuka dua program pelatihan sekaligus, yakni Pelatihan dan Sertifikasi Juru Ledak Kelas II Angkatan II serta Pelatihan Pekerja Peledakan Madya (PP Madya) pada Pertambangan Mineral dan Batubara Angkatan I. Acara pembukaan dilaksanakan pada Senin, 9 Februari 2026, di Gedung Diklat PPSDM Geominerba, Bandung.

Kepala PPSDM Geominerba, Dwi Anggoro Ismukurnianto, secara resmi membuka kegiatan tersebut. Dalam sambutannya, Ismurkunianto menekankan bahwa kegiatan peledakan dalam pertambangan mineral dan batubara merupakan pekerjaan berisiko tinggi yang pelaksanaannya wajib mematuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

"Hal ini sejalan dengan Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009, serta regulasi teknis keselamatan kerja yang mewajibkan kegiatan peledakan dilaksanakan oleh tenaga kerja yang berkompeten dan bersertifikat," ujar Ismukurnianto.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa peran Juru Ledak Kelas II dan Pekerja Peledakan Madya semakin strategis seiring meningkatnya kompleksitas kegiatan pertambangan. Tenaga peledakan dituntut tidak hanya menguasai aspek teknis, tetapi juga memahami perencanaan, pengelolaan bahan peledak, pengendalian dampak, serta penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Pelatihan Juru Ledak Kelas II berlangsung selama enam hari (9–14 Februari 2026), sedangkan Pelatihan PP Madya berlangsung selama lima hari (9–13 Februari 2026).Tercatat sebanyak 41 peserta mengikuti kegiatan ini, yang terdiri dari 24 orang peserta Pelatihan Juru Ledak Kelas II dan 17 orang peserta Pelatihan PP Madya. Seluruh peserta berasal dari berbagai perusahaan pertambangan yang tersebar di seluruh Indonesia.

Selama pelatihan, peserta akan dibimbing oleh instruktur dari PPSDM Geominerba dan Direktorat Teknik Lingkungan Mineral dan Batubara. Materi yang diberikan mencakup Peraturan Keselamatan, Pengangkutan dan Peramuan Bahan Peledak, hingga Persiapan Peledakan. Khusus untuk Juru Ledak Kelas II, materi mencakup Praktik Lapangan dan Uji Kompetensi oleh LSP ESDM. Sementara itu, peserta PP Madya akan dievaluasi melalui ujian tulis dan wawancara.

Pelatihan ini bertujuan untuk memastikan terpenuhinya standar kompetensi tenaga peledakan guna mendukung terwujudnya kegiatan pertambangan yang aman, tertib, dan berkelanjutan. (EP)