United Nations Development Programme (UNDP) Indonesia dan Kementerian ESDM menutup pelatihan dan sertifikasi bagi 48 orang operator PLTS lokal yang berasal dari desa 3T di Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Barat, dan Kalimantan Tengah melalui proyek penyediaan energi bersih untuk masyarakat desa di Indonesia dan Timor-Leste. Proyek yang bernama ACCESS tersebut, merupakan kemitraan antara UNDP Indonesia dan Kementerian ESDM dengan dukungan hibah dari Korea International Cooperation Agency (KOICA) Jakarta 15/6/2022
Kegiatan pelatihan dan sertifikasi tersebut dilaksanakan Pusat Pengembangan Sumberdaya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM-KEBTKE) di kampus PPSDM di Ciracas Jakarta Timur. Kegiatan pelatihan yang diselenggarakan meliputi pelatihan dalam kelas, praktik lapangan, dan studi banding ke PLTS Pulau Tunda yang berada di Kabupaten Serang Provinsi Banten. PPSDM telah melaksanakan pelatihan dan sertifikasi dalam tiga angkatan dan meluluskan 48 orang operator lokal yang 22 di antaranya adalah perempuan.
Upacara penutupan dihadiri Deputy Resident Representative UNDP Indonesia Nika Saeedi; Deputy-Director Korea International Cooperation Agency (KOICA) Indonesia Soyeon Ahn, Direktur Aneka Energi dan Energi Terbarukan ESDM Andriah Feby Misna, Koordinator dan Sub Koordinator dilingkungan PPSDM KEBTKE serta para undangan perwakilan dari Kepala Dinas, Sekretaris Daerah, Kepala Desa setempat.
Menurut Andriah Feby Misna, Proyek ACCESS mendukung pencapaian target 23% penggunaan energi terbarukan dalam bauran energi Indonesia tahun 2025 serta target penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 29 di tahun 2030. “Kami menjadikan energi surya sebagai prioritas karena jumlahnya yang melimpah serta nilai keekonomiannya yang baik”
Proyek ini juga menerjemahkan tujuan UNDP untuk menyediakan energi terbarukan untuk masyarakat yang hidup dalam kondisi rentan seperti pulau-pulau jauh dan terluar. Nika Saeedi, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia mengatakan, “Proyek ini dengan cepat mempercepat transisi energi Indonesia dan Timor-Leste menjadi makin hijau secara insklusif.”
“Para operator lokal ini tidak hanya menjamin keberlanjutan proyek secara teknis namun juga secara manusiawi menyentuh orang lain untuk mencapai tujuan bersama, memerangi kemiskinan energi, menciptakan kesetaraan, serta membantu percepatan pembangunan komunitas.” Ungkap Deputy of Country Director, KOICA Indonesia, Soyeon Ahn.
Melalui pendanaan Korea International Cooperation Agency (KOICA), Proyek ACCESS akan membangun 23 PLTS Terpusat dan menyediakan listrik untuk lebih dari 2.800 rumah tangga di 23 desa terpencil Indonesia. Secara umum, proyek ini akan memberikan akses listrik bagi 20.000 orang di Indonesia dan Timor-Leste serta air bersih bagi 3.500 orang di Timor-Leste.
Andriah Feby Misna, Direktur Aneka Energi dan Energi Terbarukan, menyatakan, "Proyek ACCESS tidak hanya membangun PLTS tetapi juga membangun SDM dan lembaga lokal untuk meyakinkan keberlanjutan layanan PLTS. Saya berharap ini akan mengoptimalkan dan menjamin keberlanjutan pengoperasian PLTS”
Nika Saeedi, Deputy Resident Representative UNDP Indonesia, menyatakan "Saya bahagia ketika melihat bagaimana perempuan menjadi bagian utama dalam kegiatan kami. Setengah dari operator PLTS adalah perempuan, dan ini merupakan pencapaian tersendiri, dalam industri yang didominasi laki-laki.
Seperti yang kita ketahui bersama, operator adalah titik penting dalam keberlanjutan PLTS di desa-desa; keterlibatan perempuan dalam hal ini akan meningkatkan kesetaraan gender di komunitas sasaran”
Soyeon Ahn, Deputy of Country Director, KOICA Indonesia, mengatakan Proyek ACCESS memiliki nilai simbolis yang sangat penting bagi upaya pengembangan energi terbarukan untuk masyarakat terpinggirkan di Asia. Kapasitas teknis para operator lokal ini merupakan komponen penting dalam memastikan keberlanjutan layanan dari infrastruktur yang nanti terbangun, kata Soyeon Ahn mengakhiri sambutannya”
PPSDM KEBTKE TANGGUH PENUH ENERGI!
kerja CEPAT, CERMAT, PRODUKTIF
Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, dan Kolaboratif (BerAKHLAK)
Informasi pelatihan, sertifikasi, dan jasa umum:
Sdr. Akhir Setiadi (HP.0856-4985-8447),
Sdr. M. Zuhud Andrya (HP.0819-0770-3764),
Sdr. Budi (HP. 813-8553-6686),
Sdr. Nico Juni Ferson (HP. 0811-8123-490)
Sdr. Hari Zana (HP.0812-8110-2149),
Sdr. Anggit (HP. 0852-8804-0600)
Tags :