Pusat
Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi (PPSDM Migas) secara resmi
menyelenggarakan pelatihan teknis bagi siswa-siswi SMK Migas Muhammadiyah
Cilacap. Pelatihan yang berfokus pada kompetensi Petugas Pengukur Isi Tangki
Minyak Bumi dan Hasil Olahan ini berlangsung selama tiga hari, terhitung sejak
tanggal 13 hingga 15 Januari 2026. Sebanyak 25 siswa terpilih mengikuti
serangkaian materi intensif yang menggabungkan teori dasar serta praktik
pengukuran volume cairan di dalam tangki penyimpanan di kilang PPSDM Migas.
Program kerja
sama ini bertujuan untuk membekali para peserta didik dengan keterampilan
spesifik yang diakui oleh standar industri migas nasional. Selama kegiatan,
para siswa diberikan pemahaman mengenai teknik sampling, penggunaan alat ukur
manual maupun digital, serta prosedur keselamatan kerja yang ketat. Inisiatif
ini merupakan bagian dari upaya untuk menjembatani kesenjangan kompetensi
antara lulusan sekolah kejuruan dengan kebutuhan nyata di lapangan kerja sektor
energi.
Course Leader
pelatihan, Nurdin, menekankan bahwa sinergi ini merupakan usaha untuk membangun
fondasi tenaga kerja sejak dini. "Hubungan erat antara PPSDM Migas dan SMK
Migas Muhammadiyah Cilacap adalah bentuk nyata komitmen kami dalam pengembangan
SDM di level dasar sedini mungkin. Kami percaya bahwa pengenalan standar
industri sejak bangku sekolah akan mempercepat kesiapan mental dan teknis para
siswa sebelum mereka terjun langsung ke dunia industri yang penuh risiko,"
ujar Nurdin di sela-sela kegiatan.
PPSDM Migas
berkomitmen untuk terus memperluas jangkauan kerja sama serupa guna memastikan
keberlanjutan regenerasi tenaga ahli migas di masa depan yang dimulai dari
institusi pendidikan tingkat menengah.