Pemerintah telah mengeluarkan peringatan dini
potensi kekeringan meteorologis dasarian ke-2 bulan September 2023 yang
bersumber dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi
Jawa Tengah. Berdasarkan analisis hari tanpa hujan dan curah hujan pada
dasarian I bulan September 2023 serta prakiraan curah hujan probabilistik September
dasarian II, sebagian wilayah di Kabupaten Blora terdampak kekeringan.
Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak
dan Gas Bumi (PPSDM Migas) melalui program PPSDM Migas Peduli memberikan
bantuan air bersih untuk beberapa wilayah di Kabupaten Blora yang terdampak
kekeringan dan membutuhkan supply air bersih.
Yoeswono, Koordinator Sarana Teknik Migas
PPSDM Migas mengungkapkan bahwa PPSDM Migas rutin menyelenggarakan program ini
untuk masyarakat sekitar.
“Tujuan utama kami adalah untuk meringankan
beban warga yang terdampak kekeringan di sebagian wilayah Kabupaten Blora. Air
yang kami distribusikan ini nantinya dapat digunakan untuk konsumsi dan
kebutuhan sehari-hari. Kegiatan ini secara rutin telah kami adakan di setiap
tahunnya,” ungkapnya ketika ditemui di ruangannya pada Senin (12/9/23).
Ia menambahkan bahwa PPSDM Migas menggandeng
relawan bencana di Kecamatan Cepu. PPSDM Migas melaksanakan dropping air bersih
di beberapa titik paling parah yang terdampak kekeringan diantaranya wilayah Kecamatan
Cepu, Kecamatan Kedungtuban, dan Kecamatan Sambong.
Beberapa wilayah yang telah mendapatkan
distribusi air bersih dari PPSDM Migas yaitu daerah Mundu 2 titik, Mernung 10
titik, Jambe 3 titik yang dalam beberapa waktu ke depan masih akan terus
dilaksanakan untuk musim kemarau tahun ini.